Informasi Kecantikan, Kesehatan, psikologi, Ibu dan Anak

12 Cara Mengajari Anak Membaca Sejak Dini Dengan Cepat


Memiliki buah hati yang cerdas dan cepat tanggap tentu akan menjadi impian bagi setiap orang tua. Dimulai dari kemampuan buah hati anda untuk mengenali benda, mengucapkan sepatah kata, hingga mengajarkannya membaca pasti menjadi momen yang menyenangkan melihat pertumbuhannya. Sayangnya, mengajarkan membaca kepada anak juga bukanlah hal yang mudah mengingat karakter setiap anak yang berbeda-beda saat ini. Meski begitu, pentingnya membaca membuat para orang tua harus tetap mengajarkannya kepada buah hati demi masa depan mereka. Mengajari anak membaca di era sekarang lebih dipermudah dengan berbagai teknologi yang sudah tersedia.

Cara Mengajari Anak Membaca Dengan Cepat

Di masa teknologi yang berkembang seperti sekarang, mengajarkan anak membaca bisa dipadukan dengan berbagai permainan yang menyenangkan. Anda sebagai orang tua tentu harus mengkreasikannya agar sang anak pun tidak merasa bosan atau semacamnya. Berikut ini adalah beberapa cara mengajari anak membaca yang bisa anda coba dirumah.

1. Mulai Kenalkan Abjad

 

Mungkin terkesan lebih simple mengajarkan anak tentang abjad. Namun, para pakar juga ada yang menilai bahwa mengajarkan abjad terlebih dulu adalah hal yang rumit untuk si kecil. Memperkenalkan abjad tidak harus dengan memaksa sang anak mengingat urutan abjad tersebut, tetapi lebih kepada pemahaman anak mengenai bentuk abjad yang ada. Cukup dengan memasang karpet abjad di kamar mereka atau mengajak mereka bermain abjad bongkar pasang sudah bisa menjadi cara untuk mengajarkan mereka tentang abjad tersebut.

2. Merangkai Kata

Ketika sang anak sudah memahami bentuk abjad, maka saatnya memulai dengan rangkaian kata. Rangkaian kata yang ringan seperti “ba-bi-bu” bisa mulai diajarkan kepada anak. Orang tua bisa membantunya dengan mengucapkan sebuah kata, kemudian sang anak mulai mencari abjad tersebut dari huruf mainan bongkar pasang miliknya.

3. Ajari Melafalkan Kata

Setelah anak memahami rangkaian kata yang sederhana, anda bisa mulai mengajarkannya untuk melafalkan kata dengan benar.Lafalkan terlebih dulu nada serta vokal, kemudian minta anak anda untuk menirukannya dengan benar. Lakukan terus-menerus hingga pelafalan yang diucapkan sang anak tepat. Biarkan sang anak mengingat apa yang diucapkannya dengan anda memberikan pengertian tentang makna dari kata yang diucapkan tersebut.

4. Menambah Kosakata

Bila sudah lancar melafalkan kata demi kata dengan tepat, anda bisa mengajaknya untuk bermain kosakata yang baru. Nah, selama ini yang anda ajarkan masih tergolong kosakata sederhana dalam artian tidak ada gabungan huruf didalamnya. Kini, saatnya anda menambahkan bagian yang sedikit lebih sulit dengan gabungan huruf lainnya. Misal, dengan tambahan “n” di bagian belakang, atau “ng” di bagian belakang. Latih sang anak untuk melafalkannya kembali sambil anda memberikan pengertian tentang makna dari kata yang diungkapkan tersebut, jangan lupa juga untuk menyertakan contoh dari pengertian kosakatanya.

5. Membaca Sambil Bernyanyi

Menghafalkan huruf dari A sampai Z dengan bernyanyi merupakan langkah efektif untuk bisa mengajari anak membaca dan mengerti urutan abjad. Banyak orang tua yang menerapkan metode bernyanyi ini dengan harapan sang anak lebih mudah paham dan cepat tanggap saat harus mengungkapkan urutan abjad. Sama halnya dengan penghafalan angka 1 dan seterusnya, pengenalan urutan abjad dengan bernyanyi biasanya lebih mudah diingat oleh anak.

6. Konsisten Setiap Hari

Budayakan bahwa membaca bukanlah sebuah bentuk pengajaran yang membosankan. Setidaknya, anda bisa menerapkan latihan membaca setiap 30 menit dalam satu hari. Anak akan merasa bosan bila rutinitas membaca hanya dilakukan dengan cara yang sama. Nah, dengan demikian, orang tua wajib memelajari pula berbagai metode mengajarkan membaca yang sudah banyak disediakan mulai dari permainan, atau dengan media pembelajaran lainnya yang memungkinkan anak lebih mudah menerima pelajaran tersebut.

7. Ciptakan Suasana Menyenangkan

Waktu 30 menit yang anda sediakan untuk mengajarkan membaca pada anak tidak harus selalu di waktu-waktu tertentu. Hindari memberikan jadwal membaca untuk anak dengan rutinitas yang selalu di sore hari atau pagi hari. Anda hanya perlu menanamkan pada sang anak bahwa membaca setiap hari itu penting, namun bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun atau bisa juga dengan bermain.

8. Membaca Sambil Melihat Mood Anak

Setiap anak tentu memiliki perbedaan karakter yang akan berpengaruh pada mood setiap hari. Untuk itu, anda perlu memahami mood anak ketika akan mengajarinya membaca. Misalkan ketika anak tidak menyukai pembelajaran menggunakan satu media, maka anda bisa mengubahnya dengan teknik yang lain seperti mengajaknya mendengarkan cerita, bermain falsh card dan semacamnya. Teknik ini akan membuat anak menganggap membaca itu kegiatan yang menyenangkan.

9. Berikanlah Pujian

Sebagai orang tua, memuji kreatifitas anak adalah hal yang dianjurkan, termasuk ketika sang anak mulai fasih membaca setiap kosakata. Berikanlah pujian yang seimbang pada anak dengan porsi yang pantas. Ini akan membuat sang anak merasakan perhatian dan memiliki kemauan yang keras untuk selalu belajar.

10. Menggunakan Alat Elektronik

Zaman yang sudah semakin canggih, memungkinkan anda juga bisa memanfaatkan berbagai peralatan elektronik untuk membantu mengajarkan membaca pada anak. Seperti menggunakan mainan elektronik yang sudah banyak dijual dipasaran. Cara ini bisa diterapkan untuk anak ketika sedang tidak didampingi orang tuanya. Dengan begitu, anak masih memungkinkan untuk belajar meskipun tengah bermain menggunakan alat tersebut.

11. Memperkenalkan Benda dan Kata

Setelah mengajarkan berbagai kosakata benda atau sejenisnya, saatnya anda memberikan pengertian mengenai makna benda tersebut dalam kehidupan nyata. Disini anda juga membutuhkan benda dalam bentuk asli untuk diperkenalkan pada anak. Mulai dari peralatan mandi, benda di ruang tamu, bahan makanan, dan sebagainya.

12. Menghibur Anak Setelah Paham Segala Pelajaran Membaca

Tidak hanya orang dewasa yang membutuhkan penyegaran otak, sang anak juga wajib anda perhatikan akan hal ini. Setelah mengajaknya membaca dan membuatnya mengerti beberapa kata serta huruf, maka sebaiknya anda mengajak sang anak untuk berlibur dan mengetahui dunia luar. Dengan memberikan penyegaran bagi tubuh, anak bisa mudah menerima pelajaran selanjutnya.

Dalam mengajarkan anak membaca, orang tua sebaiknya tidak hanya mengandalkan pengasuh atau guru di sekolah anak-anak saja, tetapi juga senantiasa mendampingi sang anak untuk lebih memahami apa yang telah diajarkan di sekolahnya. Selain itu, pendampingan kepada sang anak akan membuat anak memiliki rasa nyaman dan lebih menganggap bahwa membaca memang merupakan kebutuhan bagi proses kehidupan dan masa depannya kelak ketika belajar dari kedua orang tuanya.

Demikian artikel yang berkaitan dengan cara mengajari anak membaca dengan cepat yang bisa dipraktikan dengan mudah untuk buah hati tercinta. Semoga bermanfaat!

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.