Informasi Kecantikan, Kesehatan, psikologi, Ibu dan Anak

12 Cara Mengatasi Batuk Pada Bayi Dengan Mudah Dan 100% Alami


Memiliki dan menjaga sang buah hati yang masih bayi tentu menjadi momen yang menyenangkan bagi sebagian besar kaum ibu. Namun, ada kalanya momen tersebut terganggu ketika sang buah hati mengalami kondisi sakit dan tidak bersemangat. Batuk menjadi salah satu penyakit yang seringkali menyerang bayi di usia kurang dari satu tahun.

Mulai dari pengobatan medis yang mengandalkan obat-obatan tertentu. Pengobatan menggunakan jalur medis memang disarankan, akan tetapi bila batuk tersebut masih tergolong ringan dan bisa diatasi secara tradisional alami. Anda pun perlu mengetahui beberapa jenis batuk yang terjadi pada bayi dan gejala lain yang menyertainya untuk bisa menentukan langkah yang tepat.

Jenis Batuk Pada Bayi dan Penyebabnya

  • Batuk Brochiolitis, merupakan jenis batuk yang disebabkan karena infeksi. Batuk ini biasa dialami pada tahun pertama si bayi yang disebabkan karena cuaca dingin. Brochiolitis juga disertai dengan kesulitan bernapas, keluarnya ingus dari hidung, infeksi telinga, dan pneumonia.
  • Batuk Rejan, merupakan jenis batuk yang disebabkan infeksi bakteri ke dalam paru-paru dan saluran udara. Gejalanya juga disertai dengan demam ringan, dan flu.
  • Batuk Croup, adalah jenis batuk yang disebabkan adanya pembengkakan pada paru-paru dan laring. Batuk ini sering dialami oleh bayi yang berusia enam bulan sampai tiga tahun.

Cara Mengatasi Batuk Pada Bayi Dengan Cepat

Ketika menghadapi kondisi batuk yang dialami sang buah hati, sebaiknya anda tidak perlu panik. Batuk yang tergolong ringan tersebut masih bisa diatasi menggunakan bahan alami yang diyakini bisa meredakan batuk pada bayi.

Pengobatan alami bisa dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan yang sudah disediakan alam. Dengan begitu, anda sebagai orang tua juga tidak perlu mencemaskan efek samping yang ditimbulkan. Beberapa cara mengatasi batuk pada bayi secara alami antara lain adalah sebagai berikut.

1. Madu Murni

 

Bayi yang masih berusia diatas 37 minggu sidah bisa diberikan madu murni untuk meredakan berbagai penyakit, termasuk batuk. Madu mengandung vitamin C serta anti bakteri yang mudah terserap tubuh, sehingga bisa meredakan batuk dengan cepat. Berikan setengah sendok makan madu murni pada bayi anda sebelum tidur untuk membantu memudahkan bayi mendapatkan istirahat yang penuh tanpa terganggu batuk.

2. Terapi Uap

Mengatasi batuk pada bayi bisa juga menggunakan terapi uap yang tentu bermanfaat melegakan pernapasan pada bayi. Anda bisa mencoba dengan menaruh air panas dengan beberapa tetes minyak mentol atau esensial pereda lainnya di sebuah baskom atau ember, kemudian dekatkan secara hati-hati agar bayi menghirup aroma uap dari ember tersebut.

3. Daun Kemangi

Tidak hanya nikmat sebagai teman lalapan, daun kemangi juga efektif membantu bayi anda dari batuk yang mengganggu. Senyawa yang terkandung dalam daun kemangi berfungsi sebagai pereda batuk dan melonggarkan pernapasan serta membantu meringankan dahak agar cepat keluar. Caranya, anda bisa mengambil beberapa lembar daun kemangi, kemudian cuci bersih. Tumbuk halus daun kemangi tersebut dan balurkan atau pijat perlahan di punggung bayi anda. Daun kemangi bisa ditambahkan dengan minyak kelapa secukupnya agar lebih licin.

4. Bawang Merah

Selain daun kemangi, yang bisa digunakan untuk mengatasi batuk pada bayi adalah bawang merah. Meskipun akan muncul sensasi panas bila dioleskan pada kulit bayi, namun pengobatan ini sudah diyakini mampu menghilangkan batuk dengan cepat. Haluskan dua siung bawang merah dan campurkan dengan air hangat atau minyak goreng, untuk kemudian dioleskan pada dada atau punggung bayi. Setelah selesai dipijat, hapus bekas bawang merah dengan menggunakan handuk hangat.

5. Pijat Dada dan Punggung Bayi

Memijat bagian dada serta punggung bayi memang efektif untuk meredakan batuk yang diderita si kecil. Anda bisa memijatnya menggunakan minyak Telon atau minyak kelapa untuk membantu melegakan pernapasan dan mengeluarkan dahak. Hangatkan terlebih dulu minyak kelapa, kemudian oleskan pada dada dan punggung bayi anda. Pijatlah pelan tanpa tekanan untuk memberikan kenyamanan pada bayi anda.

6. Suasana Kamar yang Nyaman

Ketika bayi sedang dilanda batuk, hal yang perlu dilakukan adalah membuat waktu tidur si bayi berkualitas. Untuk itu, usahakan agar suasana kamar bayi bersih dan nyaman. Tidak hanya membersihkan dari debu atau semacamnya, gunakan pula aroma terapi minyak kayu putih atau minyak esensial lainnya yang bisa membantu meredakan demam serta hidung tersumbat yang terkadang menyertai batuk pada bayi.

7. Memberikan Banyak Cairan

Bila bayi masih meminum ASI, maka anda bisa memberikan banyak asupan ASI untuk si bayi. Selain kaya manfaat dan perlindungan alami dari penyakit, ASI juga mencukupi kebutuhan cairan yang sangat dibutuhkan ketika terserang sakit. Pemberian ASI juga bisa sejalan dengan makanan yang mengandung gizi seimbang. Biasanya, untuk meringankan batuk dan membuat bayi bernafsu makan, banyak yang menyarankan menu sup ayam hangat atau puding untuk menyegarkan pencernaan dan saluran tenggorokannya.

8. Minyak Bawang Putih

Bawang putih juga bisa digunakan sebagai obat alami mengatasi batuk pada bayi anda. Bukan dengan diminum, namun menggunakan minyak bawang putih sebagai terapi pemijatan punggung bayi. Anda pun bisa membuatnya dengan mudah di rumah. Sangrai lima siung bawang putih hingga berubah warna kecoklatan, kemudian tumbuk kasar dan peras minyaknya. Setelah itu, gunakan minyak bawang putih untuk memijat punggung dan dada bayi agar lebih hangat dan mudah mengeluarkan dahak.

9. Tinggikan Bantal

Metode ini bisa dilakukan untuk membantu meringankan batuk yang dialami bayi anda. Untuk mendapatkan kualitas tidur yang nyaman, anda bisa meletakkan bantal bayi di posisi lebih tinggi dari badannya. Tidur dengan posisi kepala yang lebih tinggi, akan membantu bayi lebih mudah bernapas ketika batuk disertai dengan gejala demam atau flu.

10. Pakaian Hangat yang Nyaman

Memerhatikan bahan pakaian yang dikenakan bayi juga penting untuk memberikan kenyamanan sepenuhnya. Usahakan agar pakaian yang digunakan si bayi terbuat dari bahan yang ringan dan menyerap keringat namun tetap hangat. Ganti pakaian setiap tiga jam sekali dengan bahan yang sama untuk membantunya mudah bergerak dan beristirahat.

11. Berjemur

Biasanya, batuk yang dialami bayi akan semakin terasa ketika menjelang dini hari. Solusi untuk mengatasinya, anda bisa mengajak sang buah hati berjemur di bawah sinar matahari pagi sekitar pukul 7.00 hingga 8.00. Sinar matahari pada jam tersebut mengandung banyak vitamin D alami yang membantu memulihkan kondisi tubuh dan memperlancar metabolisme .

12. Bagi Ibu Menyusui

Bagi anda yang masih menyusui, sedikit tertolong dengan bantuan metode yang satu ini. Kunyah atau telan bawang putih mentah untuk membantu meredakan batuk yang dialami bayi anda. Ketika bayi meminum ASI, secara otomatis kandungan penting dalam bawang putih juga akan diserapnya.

Beberapa metode alami mengatasi batuk pada bayi tersebut bisa dipraktikan di rumah dengan mudah dan aman. Namun, anda juga perlu memerhatikan perubahan batuk yang dialami sang buah hati. Batuk yang tidak kunjung reda lebih dari lima hari perlu dikonsultasikan kepada dokter yang lebih ahli.

Selain itu, segera periksakan bayi ke rumah sakit bila ternyata kondisi batuk atau dahak yang dikeluarkan semakin parah. Mulai dari batuk semakin sering, dahak berwarna kehijauan, atau demam yang semakin tinggi. Dengan begitu, penanganan batuk akan lebih efektif dan tidak terlambat sesuai dengan jenis batuknya.

Demikian artikel yang berkaitan dengan cara mengatasi batuk pada bayi yang bisa dipraktikan dengan bahan alami dan aman untuk rekomendasi anda. Semoga bermanfaat!

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.