Informasi Kecantikan, Kesehatan, psikologi, Ibu dan Anak

12 Cara Mengatasi Sembelit Pada Bayi Dengan Mudah Dan Ampuh


Sembelit tidak hanya bisa dialami oleh mereka yang telah berusia dewasa saja, bayi pun juga bisa mengalami gangguan pencernaan ini. Tentu gangguan pencernaan seperti sembelit yang dialami bayi akan mengakibatkan kekhawatiran tersendiri bagi para orang tua khususnya bagi ibu yang akan panik dan cemas dengan kondisi buah hati tercinta. Beberapa hal menjadi gejala sembelit yang dirasakan bayi, mulai dari kurang nafsu makan, feses yang keras, hingga kesulitan buang air besar. Inilah yang membuat para ibu juga penting mengetahui tentang cara mengatasi sembelit pada bayi.

Kasus sembelit pada bayi biasanya disebabkan oleh asupan nutrisi yang tidak seimbang. Hal ini tentu berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi bayi atau nutrisi yang terkandung dalam ASI, bila bayi berusia kurang dari enam bulan. Namun, cara mengatasi sembelit pada bayi sebenarnya bisa dilakukan para ibu tanpa harus panik terlebih dulu. Untuk mengetahui secara pasti penyebab sembelit serta cara mengatasi sembelit pada bayi, silahkan simak pada ulasan singkat berikut ini.

Penyebab Sembelit Pada Bayi

Sembelit yang dialami bayi secara umum disebabkan karena kesalahan pemberian makanan. Mulai dari kekentalan susu formula yang diberikan kepada bayi, makanan padat yang sudah diberikan pada bayi saat sistem pencernaannya masih belum bisa menerima. Sebab lain yang bisa menimbulkan efek sembelit pada bayi adalah kurangnya konsumsi cairan, misalnya ketika bayi menolak minum ASI atau susu formula. Namun, tidak menutup kemungkinan bila sembelit pada bayi juga disebabkan adanya penyakit tertentu.

Cara Mengatasi Sembelit yang Dialami Bayi

Untuk mengatasi sembelit pada bayi dibutuhkan tidak hanya perhatian pada asupan makanan saja, tetapi juga beberapa tindakan ringan untuk membantu melancarkan pencernaan sang bayi. Beberapa cara mengatasi sembelit pada bayi bisa dimulai dari langkah berikut.

1. Perubahan Diet Ibu Menyusui

Bagi anda yang ternyata menyusui si bayi, tentunya anda perlu mengaitkan persoalan sembelit yang terjadi pada bayi dengan asupan makanan yang anda konsumsi. Pasalnya, nutrisi bayi yang masih bergantung pada ASI tentu berkaitan dengan nutrisi yang juga berasal dari sang ibu. Nah, ibu bisa mencoba mengubah diet atau mengamati kembali bahan makanan yang telah dikonsumsi sehingga mengakibatkan pengaruh sembelit pada bayi.

2. Kekentalan Susu Formula

Hal ini berlaku bagi anda yang sudah tidak lagi menyusui si kecil. Biasanya pada bayi yang sudah mengonsumsi susu formula, persoalan sembelit akan kerap terjadi. Ibu bisa mencoba mengurangi tingkat kekentalan susu formula yang diberikan pada bayi dan mengamati perubahannya. Bila ternyata sembelit pada bayi berkurang, maka anda bisa mencoba takaran baru tersebut untuk pemberian susu selanjutnya.

3. ASI Eksklusif

Memberikan ASI secara eksklusif juga sangat berpengaruh pada kondisi pencernaan bayi. Justru dengan memberikan ASI eksklusif biasanya bayi akan terhindar dari masalah pencernaan seperti sembelit. Pada ASI yang diberikan terkandung nutrisi berupa lemak dan protein yang akan terpecah di sistem pencernaan. Proses ini akan memudahkan usus halus untuk mencernanya sehingga bayi juga akan bebas dari sembelit.

4. Hindari Makanan Padat

 

Pada dasarnya, bayi belum memiliki sistem pencernaan yang kuat, mulai dari mulut hingga menuju lambung dan ususnya. Pemberian makanan padat justru akan memperbesar kemungkinan bayi terkena sembelit. Hindari pemberian makanan bertekstur padat untuk mengurangi sembelit pada bayi anda.

5. Serat yang Cukup

Tindakan ini bisa dilakukan ketika bayi anda sudah bisa menerima makanan yang memiliki tekstur padat. Cobalah memberikan serat yang sehat, bisa berasal dari beras merah, brokoli, bubur, pisang, dan bahan makanan lain yang mengandung serat tinggi. Hindari memberikan bahan tambahan seperti garam atau MSG yang justru akan berdampak bagi pencernaan bayi.

6. Ganti Susu

Mungkin juga bayi anda tengah mengalami ketidakcocokan dengan merk susu formula yang diberikan. Biasanya tubuh akan memberikan reaksi saat ada ketidakpaduan bahan makanan yang masuk ke mulut dengan reaksi pencernaan seperti sembelit atau bahkan diare. Pastikan lebih dulu bahwa susu formula yang anda berikan merupakan susu dengan kandungan yang aman bagi pencernaan.

7. Jus Buah

Bagi bayi yang sudah mulai beranjak balita, anda bisa memberikan asupan buah yang dibuat menjadi jus terlebih dulu. Misalnya dengan mengolah buah pir menjadi jus sehat yang bisa membantu mengatasi masalah sembelit pada bayi anda. Buah pir kaya akan vitamin C dan baik untuk pencernaan bayi. Cukup dengan memberikan beberapa sendok perasan buah pir pada bayi, anda bisa membantu meringankan sembelit yang dialami si kecil.

8. Gerakan Untuk Merangsang pencernaan

Anda bisa melakukan gerakan pemijatan ringan pada beberapa bagian tubuh si kecil. Gerakan tersebut akan membantu merangsang sistem pencernaan si kecil agar sembelit bisa berkurang dan buang air besar bisa lancar seperti biasanya. Beberapa gerakan yang disarankan bagi anda untuk menghilangkan sembelit pada bayi antara lain sebagai berikut:

• Letakkan bayi pada posisi terlentang, kemudian pegang kedua kakinya serta gerakan seperti gerakan mengayuh sepeda. Langkah ini bisa membantu merangsang usus besar bayi.
• Usaplah bagian perut bayi sekitar pusar tanpa tekanan. Cukup usap dengan gerakan memutar untuk membantu merangsang sistem pencernaannya. Boleh juga dilakukan dengan mengoleskan minyak kayu putih pada perut bayi.

9. Mandi Air Hangat

Memandikan bayi dengan air hangat juga termasuk cara mengatasi sembelit pada bayi yang disarankan. Anda bisa memandikannya dengan air hangat sambil melakukan gerakan memutar tanpa tekanan pada perut bayi untuk merangsang reaksi sistem pencernaannya.

10. Diet Sehat

Cara ini bisa menjadi pilihan anda karena ternyata bayi yang baru saja mampu menerima asupan makanan padat akan rentan terkena sembelit. Cobalah atur menu untuk diet sehat bagi bayi anda yang didalamnya terkandung menu dengan serat yang cukup untuk kebutuhannya. Anda bisa memasukan aneka jenis sayuran yang kaya serat dan disarankan untuk bayi ke dalam makanan utamanya.

11. Probiotik Khusus

Bila beberapa langkah sebelumnya masih belum juga berhasil mengurangi sembelit pada bayi, anda bisa menggunakan probiotik khusus untuk mengatasinya. Perlu juga bagi anda untuk berkonsultasi dengan pakar gizi agar bisa menentukan formula probiotik yang tepat bagi bayi anda.

12. Membawa ke Dokter

Langkah ini sebagai cara terakhir bagi bayi yang merasakan sembelit selama lebih dari tiga hari. Hal ini perlu dikonsultasikan dengan dokter yang berpengalaman agar anda pun mengetahui penyebab sembelit yang terjadi pada bayi anda.

Sembelit pada bayi bisa diamati dari beberapa gejala yang mengindikasikan pencernaan bayi sedang tidak sehat dan mengalami gangguan. Gejala tersebut bisa berupa feses yang keras dan kaku, berbau, serta bayi yang terus-menerus rewel tanpa sebab yang jelas.

Demikian artikel informatif tentang cara mengatasi sembelit pada bayi yang disarankan sebelum menuju ke penanganan medis. Semoga bisa bermanfaat

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.